Surabaya — Di atas meja, lembar-lembar perjanjian terbuka rapi. Pena digenggam, tanda tangan dibubuhkan. Sebuah momen yang berlangsung sederhana, namun menyimpan harapan besar bagi perjalanan pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani.

SMP Luqman Al Hakim Fullday Putri Surabaya resmi menjalin kerja sama dengan Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Salam Putri melalui penandatanganan perjanjian kerja sama. Pertemuan dua lembaga pendidikan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat sinergi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam menghadirkan pendidikan yang bermakna bagi para peserta didik.

Dalam prosesi tersebut, SMP Luqman Al Hakim Putri Surabaya diwakili oleh Waka Keputrian, Ustadzah Aan Harinimiswari, M.Pd., sementara Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Salam Putri diwakili oleh Ustadz Diandra Parta Wisnu Dewangga, S.S.

Baca Juga : Menjaga Sehat, Menjaga Masa Depan

Bukan Sekadar Tanda Tangan

Pena bergerak perlahan di atas lembar perjanjian. Satu demi satu dokumen ditandatangani. Namun di balik goresan tinta itu, tersimpan sebuah komitmen yang jauh lebih besar.

Kerja sama ini bukan sekadar mempertemukan dua nama institusi dalam sebuah dokumen. Lebih dari itu, ia menjadi ikhtiar untuk menyatukan kekuatan, berbagi pengalaman, serta membangun sinergi dalam pendidikan dan pembinaan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

Bagi SMP Luqman Al Hakim Fullday Putri Surabaya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang terus bertumbuh. Sekolah tidak berjalan sendiri. Ada ruang untuk saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik.

Pertemuan dengan Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Salam Putri pun membawa semangat yang sama: bahwa pendidikan Al-Qur’an tidak berhenti pada kemampuan menghafal ayat demi ayat. Al-Qur’an diharapkan tumbuh menjadi bagian dari karakter, adab, cara berpikir, dan perjalanan hidup seorang anak.

Image

Dari Kolaborasi, Tumbuh Harapan

Penandatanganan telah selesai. Dokumen kembali dirapikan. Namun sesungguhnya, perjalanan baru saja dimulai.

Ada harapan agar kerja sama ini kelak melahirkan berbagai program yang memberi manfaat nyata, memperkuat pembinaan Al-Qur’an, serta menghadirkan ruang-ruang pendidikan yang mampu menumbuhkan generasi muslimah yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kecintaan mendalam kepada Kalamullah.

Baca Juga : Dari Ruang Kelas Menuju Ruang Digital

Sebab pendidikan tidak selalu harus berjalan sendiri-sendiri. Ada saatnya dua langkah bertemu, dua kekuatan dipadukan, dan dua lembaga memilih berjalan menuju tujuan yang sama.

Hari itu, yang ditorehkan di atas kertas memang sebuah tanda tangan. Namun yang sesungguhnya sedang ditulis adalah harapan—agar dari sinergi hari ini, lahir generasi Qur’ani yang akan menerangi masa depan.

Reff : Mitra Armiko