Berita & Informasi Sekolah

Kumpulan artikel, pengumuman, dan berita terbaru dari SMP Luqman Al Hakim Surabaya

Menakar Kesiapan, Menguatkan HarapanAkademik
15 Okt 202616

Menakar Kesiapan, Menguatkan Harapan

Suasana ruang ujian pagi itu terasa berbeda. Deretan laptop menyala di atas meja. Tatapan para santri tertuju pada layar, sementara jemari mereka sesekali bergerak memilih jawaban. Ada yang tampak tenang, ada pula yang berhenti sejenak untuk berpikir lebih dalam sebelum melanjutkan soal berikutnya. Di balik keheningan ruang ujian, tersimpan satu semangat yang sama: mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik dengan sungguh-sungguh.

Keseruan Lomba PBB Warnai Hari Pertama Jambore Sako 2026Kegiatan
5 Okt 20267

Keseruan Lomba PBB Warnai Hari Pertama Jambore Sako 2026

Suara aba-aba terdengar lantang di antara tegaknya pepohonan Alas Soeko, Trawas. Barisan demi barisan berdiri rapi. Seragam kepanduan melekat lengkap, pandangan diarahkan ke depan, sementara setiap peserta berusaha menangkap instruksi yang diberikan. Namun, di balik wajah-wajah serius itu, tersimpan cerita yang membuat suasana hari pertama Jambore Sako 2026 terasa begitu hidup.

Melepas Langkah Menuju Alam, Menjemput Kemandirian dan Tanggung JawabEkskul
30 Sep 202626

Melepas Langkah Menuju Alam, Menjemput Kemandirian dan Tanggung Jawab

Barisan seragam kepanduan memenuhi ruangan pagi itu. Hasduk merah putih terikat rapi, perlengkapan telah disiapkan, sementara wajah-wajah para santri menyimpan perpaduan antara semangat dan rasa penasaran. Sebentar lagi, mereka akan meninggalkan rutinitas sekolah dan memasuki ruang belajar yang jauh lebih luas: alam terbuka. Rabu, 30 September 2026, peserta Jambore Sako Hidayatullah SMP Luqman Al Hakim Surabaya resmi dilepas untuk mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Sako di Alas Soeko, Trawas, yang berlangsung hingga 2 Oktober 2026.

Ketika Malam Menjadi MadrasahAsrama
22 Sep 202616

Ketika Malam Menjadi Madrasah

Malam masih menyisakan sunyi. Cahaya lampu Masjid Aqshal Madinah jatuh lembut di atas lantai, membentuk bayang-bayang panjang dari barisan para santri yang berdiri menghadap kiblat. Tak banyak suara. Hanya langkah yang dirapikan, saf yang diluruskan, lalu hati yang perlahan ditundukkan. Di saat sebagian orang masih terlelap, para santri SMP Luqman Al Hakim Surabaya memilih bangun dan berdiri bersama dalam shalat malam berjamaah di Masjid Aqshal Madinah.

Membawa Doa Ayah Bunda ke Panggung InternasionalBerita & Informasi
22 Sep 202647

Membawa Doa Ayah Bunda ke Panggung Internasional

da perjalanan yang dimulai bukan hanya dengan koper yang disiapkan atau robot yang diperiksa untuk terakhir kali. Ada perjalanan yang dimulai dengan menundukkan kepala, menengadahkan tangan, lalu menitipkan harapan kepada Allah. Itulah langkah yang dibawa Tim Robotika SMP Luqman Al Hakim Surabaya menuju International Electronic & Robotic Innovation Competition (ERIC) 2026. Ajang internasional yang berlangsung pada 22–24 September 2026 di Jakarta itu menjadi ruang bagi para pelajar untuk mempertemukan kreativitas, teknologi, ketelitian, dan keberanian dalam sebuah kompetisi robotika.

Menjaga Ayat, Meraih KemuliaanKegiatan
14 Sep 202633

Menjaga Ayat, Meraih Kemuliaan

Ada perjuangan yang tidak selalu terdengar riuh. Tidak ada sorak penonton, tidak pula tepuk tangan yang mengiringi setiap langkahnya. Hanya ada ayat demi ayat yang terus diulang, suara lirih yang memenuhi ruang-ruang belajar, dan kesungguhan seorang santri menjaga kalam Allah di dalam ingatannya.

Ketika Kebersamaan Menjadi KekuatanBerita
12 Sep 202638

Ketika Kebersamaan Menjadi Kekuatan

Pagi itu berjalan dengan tenang. Di sebuah ruang yang sederhana, para aktivis SMP Luqman Al Hakim Surabaya duduk bersila, membentuk barisan-barisan kecil. Tidak ada meja rapat, tidak pula deretan kursi formal. Hanya sebuah majelis, seorang guru dengan mikrofon di tangan, dan hati-hati yang sedang diajak kembali mengingat arti sebuah kebersamaan.

Ketika Kulit Pisang Menjadi Bahan EksperimenKarya Guru
10 Sep 202626

Ketika Kulit Pisang Menjadi Bahan Eksperimen

Di atas sebuah meja, beberapa gelas plastik, air mineral, gula merah, dan kulit buah pisang tersusun sederhana. Tidak ada peralatan laboratorium yang rumit. Namun pagi itu, dari bahan-bahan yang kerap dianggap biasa, sebuah proses belajar justru sedang dimulai.