Bekali Santri Baru dengan Edukasi Bahaya Rokok Elektrik dan Napza

Surabaya, 15 Juli 2026 – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter, SMP Luqman Al Hakim menghadirkan tim dari Puskesmas Mulyorejo sebagai narasumber dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada santri baru mengenai bahaya rokok elektrik (vape) dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Kegiatan edukasi menghadirkan Bu Ainur, selaku Layanan Psikologi, dan Pak Ryan, Penanggung Jawab Program NAPZA Puskesmas Mulyorejo. Keduanya menyampaikan materi secara interaktif agar para santri memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik maupun mental sejak usia remaja.
Dalam pemaparannya, Pak Ryan menjelaskan bahwa “rokok elektrik atau vape bukanlah alternatif yang aman dibandingkan rokok konvensional.”
“Kandungan nikotin serta berbagai zat kimia di dalamnya tetap berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari menurunnya fungsi paru-paru, gangguan jantung, hingga risiko kecanduan yang dapat menjadi pintu masuk terhadap penyalahgunaan zat adiktif lainnya.” Tegas Beliau
Dihadapan peseta MPLS Beliau juga melanjutkan pemaparannya bahwa "Jangan mudah terpengaruh oleh anggapan bahwa vape lebih aman. Faktanya, rokok elektrik tetap mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan dan memicu ketergantungan. Remaja harus berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif,"
Sementara itu, Bu Ainur mengajak para santri untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental dan memiliki kemampuan dalam menghadapi tekanan lingkungan maupun pengaruh negatif dari pergaulan.
Menurutnya, “remaja yang memiliki rasa percaya diri, kontrol diri yang baik, serta lingkungan pertemanan yang positif akan lebih mampu menolak ajakan untuk mencoba rokok maupun NAPZA.”
Dalam sesi tersebut, peserta juga diajak berdiskusi mengenai cara membangun pergaulan yang sehat, memilih teman yang memberikan pengaruh positif, serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan atau mengetahui adanya penyalahgunaan zat berbahaya di lingkungan sekitar.
Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Para santri tampak antusias mengikuti pemaparan, menyimak tayangan edukatif, serta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai dampak penggunaan vape dan bahaya narkoba bagi kesehatan maupun masa depan remaja.
Ustadz Bagus, Kepala Bimbingan dan konseling (BK) SMP Luqman Al Hakim menyampaikan bahwa pembekalan mengenai kesehatan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah.
Menurutnya, peserta didik tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga diberikan pemahaman agar mampu menjaga diri dari berbagai perilaku yang dapat merusak kesehatan dan masa depan.
Beliau menjelaskan bahwa "Kami ingin para santri memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai seorang muslim.”
“Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini agar mereka mampu membuat keputusan yang bijak, menjauhi rokok elektrik, NAPZA, serta berbagai bentuk perilaku berisiko lainnya," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian MPLS SMP Luqman Al Hakim Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirancang untuk membentuk peserta didik yang unggul tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, kepedulian terhadap kesehatan, serta kemampuan menghadapi tantangan pergaulan di era modern.
Melalui sinergi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua, SMP Luqman Al Hakim berharap seluruh santri mampu menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohani, memiliki pola hidup yang positif, serta tumbuh menjadi Insan Kamil Rabbani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berita Terkait
KegiatanTanamkan Kedisiplinan dan Karakter Islami di Awal Pekan
KegiatanPerkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah untuk Mendukung Perkembangan Siswa
KegiatanSantriwati SMP Putri Luqman Al Hakim Ikuti Tasmi' Al-Qur'an Juz 29
Kegiatan
