Polrestabes Surabaya datangi SMP Luqman Al Hakim

Super Admin
2026-07-15
74 Tayangan
Polrestabes Surabaya datangi SMP Luqman Al Hakim

Surabaya, 15 Juli 2026 – Dalam rangka membentuk lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, SMP Luqman Al Hakim menghadirkan narasumber dari Polrestabes Surabaya, Bapak Alfan, untuk memberikan edukasi kepada peserta didik baru dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Baca juga : Pengenalan Lingkungan Sekolah 

Kegiatan yang berlangsung di ruang pembelajaran SMP Luqman Al Hakim ini diikuti dengan antusias oleh seluruh santri baru. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta mencegah segala bentuk bullying di lingkungan sekolah maupun pesantren.

Image Dalam pemaparannya, Bapak Alfan menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, intimidasi, pengucilan, hingga perundungan melalui media digital.

Ia mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi generasi yang berani menghargai perbedaan, saling membantu, dan tidak ragu melaporkan apabila melihat ataupun mengalami tindakan perundungan.

Alfan menjelaskan bahwa "Sekolah dan pesantren adalah tempat untuk belajar, bertumbuh, dan membangun persaudaraan. Tidak ada tempat bagi bullying.

"Jadilah teman yang saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling menghormati," pesan Bapak Alfan kepada para peserta MPLS.

mengintip prosesi wisuda sekolah

Selain memberikan pemahaman mengenai dampak bullying terhadap kondisi psikologis dan perkembangan peserta didik, narasumber juga mengajak santri untuk memahami konsekuensi hukum dari tindakan kekerasan maupun perundungan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif dan interaktif sehingga para santri aktif bertanya serta berdiskusi mengenai berbagai situasi yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Ustadz Mardiyanto selaku tim waka kesiswaan SMP Luqman Al Hakim menyampaikan bahwa kolaborasi dengan aparat kepolisian merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

ImageBeliau menegaskan "Kami ingin sejak hari pertama para santri memahami bahwa budaya saling menghormati, menjaga adab, dan menjalin ukhuwah merupakan nilai utama yang harus diterapkan, baik di sekolah maupun di lingkungan pesantren.

"Kehadiran Polrestabes Surabaya diharapkan mampu memberikan pemahaman yang kuat mengenai pentingnya mencegah bullying sejak dini," beliau melanjutkan.

Kegiatan edukasi ini merupakan salah satu rangkaian MPLS SMP Luqman Al Hakim Tahun Ajaran 2026/2027 yang mengusung semangat membentuk generasi Insan Kamil Rabbani. Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik baru juga mendapatkan pembekalan mengenai budaya sekolah, tata tertib, kehidupan berasrama, pembiasaan ibadah, serta pendidikan karakter sebagai bekal menjalani proses belajar selama di SMP Luqman Al Hakim.

 Melalui sinergi antara sekolah, pesantren, orang tua, dan aparat penegak hukum, SMP Luqman Al Hakim berharap dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi tempat yang aman, ramah, dan penuh kepedulian. Dengan demikian, setiap santri dapat berkembang secara optimal menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Reff : theDie

Bagikan Berita: